banner 728x90

Hari ke-2 Pengawasan SPBU, Polres Kutim Masih Terus Imbau Pihak SPBU Larang Pengisian Tangki BBM Modifikasi

POLRESKUTIM.COM, – Polres Kutai Timur akan menggencarkan pengawasan stasiun pengisian bahan bakar. Tujuannya agar bahan bakar subsidi tepat sasaran. Rutinitas kepolisian mengawasi SPBU sementara dinilai warga cukup efektif membuat kabur pemilik motor modifikasi alias penimbun bahan bakar subsidi Pertalite.

Pertamina menetapkan harga bahan bakar Pertalite Rp 7.650 dan bio solar Rp 5.150 per liter. Kedua jenis bahan bakar itu adalah bahan bakar yang disubsidi pemerintah.

Seperti yang dilaksanakan oleh Tim Gabungan pagi ini, Ipda Ilyas memimpin 9 Personil yang terdiri dari Satuan Samapta dan Satuan Reskrim Polres Kutai Timur memantau SPBU di Jln. A. Wahab Syahranie sedangkan Tim Gabungan lain yang dipimpin oleh Iptu Puji memantau SPBU di Jln. Yos Soedarso II dan Jln. Soekarno Hatta.

Kapolres Kutai Timur AKBP Anggoro Wicaksono memerintahkan Tim Gabungan untuk terus memantau situasi di SPBU.

“ingatkan pihak SPBU untuk menolak menjual kepada pengendara yang tangki BBM kendaraannya dimodifikasi, apabila melanggar maka terapkan tindakan kepolisian,” kata AKBP Anggoro Wicaksono.

Saat ini Kamis, (21/7/2022) situasi di seluruh SPBU di Kota Sangatta terpantau sepi dan tidak terdapat antrean panjang kendaraan.

HUMAS POLRES KUTAI TIMUR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *