banner 728x90

KETUA MUI HIMBAU WARGA UNTUK TIDAK IKUT KERUSUHAN

KUTAI TIMUR- Sidang perdana sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) baru digelar 14 Juni 2019 lusa. Putusan MK baru akan dilakukan pada 28 Juni 2019.

Menanggapi hal ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Timur, Ustad H M Adam, Rabu (12/6/19) menghimbau seluruh masyarakat untuk melakukan penolakan aksi kerusuhan dalam bentuk apapun selama proses dalam menghadapi sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Ustad Adam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta tak mudah terprovokasi dengan ajakan turun ke jalan melakukan aksi kerusuhan. Maupun, tindak kekerasan lainnya yang bisa mengganggu stabilitas keamanan dalam negeri.

Ustad Adam juga berharap agar seluruh masyarakat bersama-sama menunggu hasil akhir dan menjaga kondisi yang aman dan kondusif. Serta memberikan dukungan terhadap aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri dalam mengawal proses demokrasi yang berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Kami menghimbau untuk menghindari segala bentuk aksi kerusuhan dalam menghadapi proses keputusan sidang di MK dan mari hormati proses konstitusi dengan rasa ikhlas, dan kita do’akan bersama semoga setelah semua proses ini selesai negara kita mendapatkan pemimpin terbaik,” jelasnya melalui video youtube.