banner 728x90

Kurang Dari 6 Jam, Sat Reskrim Polres Kutim Amankan Pelaku Penikaman

POLRESKUTIM.COM, – Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, didampingi Kasat Reskrim Iptu I Made Jata Wiranegara, mengatakan, motif dari terduga pelaku karena korban menolak diajak oleh terduga pelaku datang ke rumah majikannya untuk mengambil sisa uang gaji.

“Jadi, terduga pelaku membunuh korban karena marah pada saat korban, menolak diajak oleh terduga pelaku datang ke rumah majikannya untuk mengambil sisa uang gaji, yang mana terduga pelaku sudah berhenti dari pekerjaan, dan tersangka merasa bahwa korban harus ikut bertanggung jawab mengambil gaji, karena yang mengajak terduga pelaku bekerja adalah korban,” tutur AKBP Welly Djatmoko.

Berawal pada saat terduga pelaku (MRI) diajak minum minuman keras oleh saksi (N), 15 menit kemudian datang korban (ASR) bergabung.

Kemudian terduga pelaku (MRI) mengajak korban (ASR) ke rumah majikan mereka guna mengambil sisa uang gaji, tetapi korban (ASR) menolak, sehingga terjadi cek cok mulut antara korban dan terduga pelaku Saksi (D) dan (A) yang berada di lokasi kemudian melerai terduga pelaku dan korban dengan berkata “sudah sudah”.

Terduga pelaku (MRI) tetap memaksa korban untuk bersama-sama mengambil sisa gajinya, tetapi korban tetap tidak mau sehingga tersangka marah dan terjadi dorong-dorongan antara korban dan terduga pelaku.

Terduga pelaku kemudian mengambil badik yang diletakkan di tas selempang yang dibawanya, lalu menusukkan badik tersebut ke arah dada korban, sehingga korban jatuh ke tanah. Kemudian menusuk lagi korban sebanyak 6 (enam) kali ke arah badan korban, setelah itu terduga pelaku meninggalkan korban dalam keadaan tergeletak berlumuran darah, korban kemudian dibawa pergi ke Rumah Sakit Meloy oleh saksi (D) dan (A) menggunakan mobil Pick Up Sdr. (L)

HUMAS POLRES KUTAI TIMUR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *