banner 728x90

Polres Kutim Beri Penyuluhan Terkait Bahaya Narkoba

https://tribratakutimnews.com/ Polres Kutim Beri Penyuluhan Terkait Bahaya Narkoba

Penyuluhan Narkoba adalah ujung tombak upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba kepada masyarakat.

Pada hari Jumat 21 Oktober 2022, malam, Polres Kutim melalui Satuan Reskoba  ( Ipda Suyamto dan Sat Binmas ( Ipda Ngatiyo )  melakukan penyuluhan di Masjid Ulul Albab, Jalan Permai Raya, Sangatta Utara

Diharapkan dengan adanya penyuluhan bahaya Narkoba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pelajar tentang Narkotika dan Obat-obatan terlarang lainnya serta dapat menjadi penggiat anti Narkoba di lingkungannya.

Salah satu hal yang menyebabkan pelajar atau mahasiswa menyalahgunakan Narkoba adalah kurangnya informasi tentang bahaya Narkoba.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan informasi tentang bahaya narkoba adalah melalui penyuluhan anti Narkoba.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Senkom, Muhammad Haruna mengatakan, sangat berterima kasih atas adanya penyuluhan Narkoba dari Polres Kutai Timur.

“Penyuluhan ini adalah salah satu bentuk kasih sayangnya Polisi kepada genersi muda di Kutai Timur. Karena kalau kita kurang ilmu pengetauan terkait Narkoba ini, bisa saja kita terjaring dan bisa jadi pecandu karena tidak memahami apa akibat jika menjadi pecandu atau pengguna,” tuturnya.

Selain offline, lanjutnya, kegiatan ini pun diikuti secara online dari berbagai masjid LDII, antara lain Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Bengalon dan Kaubun.

Saat memberikan penyuluhan, IPDA Suyamto menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba.

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk mencegah, menanggulangi, mendeteksi dini terhadap penyalahgunaan Narkoba kalau ada di sekeliling, lingkungan keluarga kita tinggal minta tolong hubungi No Hp 081347440777 agar bersih dan bebas dari penyalahgunaan Narkoba, yang nyata para pelaku penyalah guna Narkoba akan merusak diri sendiri, keluarga, merusak keuangan, merusak status, apalagi sampai menyandang status Tersangka, mudahan yang hadir disini secara offline, online terhindar dari penyalahgunaan Narkoba tetap istiqomah dalam Iman dan Islam yang kita sama-sama yakini,” pungkasnya.