banner 728x90

Tim Gabungan Polres Kutim Perintahkan Kendaraan Dengan Tangki BBM Modifikasi Dilarang Masuk ke SPBU

POLRESKUTIM.COM, – Polres Kutai Timur akan menggencarkan pengawasan stasiun pengisian bahan bakar. Tujuannya agar bahan bakar subsidi tepat sasaran. Rutinitas kepolisian mengawasi SPBU sementara dinilai warga cukup efektif membuat kabur pemilik motor modifikasi alias penimbun bahan bakar subsidi Pertalite.

Pertamina menetapkan harga bahan bakar Pertalite Rp 7.650 dan bio solar Rp 5.150 per liter. Kedua jenis bahan bakar itu adalah bahan bakar yang disubsidi pemerintah.

Seperti yang dilaksanakan oleh Tim Gabungan pagi ini, petugas yang menemukan kendaraan dengan tangki BBM Modifikasi dilakukan penindakan dengan menyuruh yang bersangkutan untuk pulang.

Kapolres Kutai Timur AKBP Anggoro Wicaksono memerintahkan Tim Gabungan untuk terus memantau situasi di SPBU.

“ingatkan pihak SPBU untuk menolak menjual kepada pengendara yang tangki BBM kendaraannya dimodifikasi, apabila melanggar maka terapkan tindakan kepolisian,” kata AKBP Anggoro Wicaksono.

HUMAS POLRES KUTAI TIMUR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *